Senin, 10 Januari 2011

Bagaimana Granat Bekerja

Granat tangan, granat genggam, atau granat nanas adalah bom yang digenggam dan dilemparkan dengan menggunakan tangan. Istilah granat ini berasal dari bahasa Perancis Kuno dari kata (pome) grenate (pomegranate: buah delima), buah yang ukurannya mirip dengan granat genggam versi awal, dan karena kandungan serpihan granat tangan juga mirip dengan biji dalam buah itu.

Selain granat tangan, ada juga granat yang dirancang untuk ditembakkan dari senapan dan pelontar granat. Granat jenis ini bukan granat tangan, karena tidak bisa diaktifkan hanya dengan menggunakan tangan.
Daftar isi

Terdapat berbagai bentuk dan ukuran granat, yang masing-masing memiliki tujuan yang berbeda-beda. Pada umumnya granat dirancang untuk meledak dan melontarkan serpihan-serpihan tajam ke segala arah. Ada juga granat yang terbakar, dan melepaskan asap. Tetapi semua granat memiliki dua kesamaan, yaitu pertama, bisa diisi oleh bahan peledak atau bahan kimia. Kedua, granat memiliki liang untuk memasukkan sumbu.

Pada dasarnya granat adalah bom kecil yang cara kerjanya mirip petasan. Petasan dibuat dari kertas yang diisi dengan bubuk mesiu dan mempunyai sumbu kecil. Apabila sumbu dinyalakan, api akan berjalan dari sumbu menuju bubuk mesiu, membuatnya meledak. Granat tangan berfungsi dengan cara yang sama, perbedaan adalah sumbu granat dinyalakan oleh mekanisme elektronik atau piroteknik, dan bukan api.
[sunting] Karakteristik
Latihan melempar granat.

Granat mempunyai empat karakteristik:

* Jarak penggunaan yang dekat (10-30 meter)
* Daerah kerusakan yang kecil.
* Ada penundaan ledakan agar bisa dilempar dengan aman.
* Kulitnya yang keras membuatnya bisa dipantulkan pada tembok atau tanah

Granat mempunyai bagian utama seperti berikut:

* Badan – mengandungi pengisi dan dalam kebanyakan granat juga mengandungi serpihan.
* Pengisi – bahan kimia atau bahan peledak dalam granat, yang menentukan kegunaan granat
* Sumbu – membuat granat berfungsi dengan menyalakan atau meledakkan bahan pengisi.

Jenis-jenis granat
Granat serpihan
Granat serpihan (bahasa Inggris: fragmentation grenade) adalah granat yang dirancang untuk membunuh infanteri, yang dibuat untuk memuntahkan serpihan ke segala arah. Badannya dibuat dari plastik keras atau besi, lalu badannya diisi serpihan tajam, kawat, bola-bola besi, atau badan luarnya sendiri pun bisa bekerja sebagai serpihan. Bila kata "granat" digunakan tanpa penjelasan lebih lanjut, selalu diasumsikan bahwa yang dimaksud adalah granat jenis ini.


Granat asap kuning.

Granat asap merupakan granat berbentuk kaleng yang digunakan sebagai alat isyarat darat atau darat ke udara, penanda zona sasaran atau pendaratan, atau penyembunyi pergerakan tentara. Granat asap biasanya terbentuk dari silinder logam dengan lubang di bagian atas dan bawah untuk mengeluarkan asap. Ada dua jenis utama granat ini: granat asap berwarna dan granat penyembunyi. Pada granat asap berwarna, pengisinya biasanya terdiri daripada 250 hingga 350 gram campuran asap pewarna (kebanyakannya potasium nitrat, laktose dan pewarna). Tersedia warna-warna merah, hijau, kuning, dan ungu. Granat asap penyembunyi biasanya berisi campuran HC (hexachloroethane/zinc) atau campuran TA (terephthalic acid).

Jenis granat asap lain, adalah jenis asap meledak. Granat ini berisi fosforus putih (WP). Granat WP meledak dan menyebarkan phosphorus putih ke segala arah, lalu phosphorus terbakar apabila ketika bertemu udara, dan terbakar dengan api kuning terang, sambil menghasilkan asap putih yang banyak (phosphorus pentoksida). Ia juga berfungsi sebagai granat pembakar.

Granat Anti Kerusuhan


Granat gas ini berisi gas air mata, yang biasanya berupa gas CS (Chlorobenzol malononitrile). Bentuk dan pengoperasian granat ini sama dengan gas asap, tetapi bedanya granat ini berisi 80 sampai 120 gram gas air mata, yang akan menyebabkan iritasi pada mata dan sistem pernafasan.

Apabila seseorang terkena gas ini untuk waktu yang lama (lebih dari 10 menit) granat ini mampu menyebabkan lepuh pada kulit dan luka permanen pada paru-paru. Dan bagi orang yang lemah atau sudah tua, gas CS mampu menyebabkan kematian.

Pemakaian granat gas sering keliru, granat ini seharusnya tidak digunakan untuk membubarkan segerombolan orang banyak karena akan menyebabkan panik. Pemakaian yang tepat adalah untuk menggunakan granat ini untuk membuat pagar pembatas, untuk mengarahkan pergerakan massa, atau untuk melindungi anggota kepolisian yang sedang terkepung.


Granat Pembakar


Granat pembakar (bahasa Inggris: incendiary grenade) menghasilkan panas sangat tinggi melalui reaksi kimia. Bentuknya hampir serupa seperti granat asap dan gas. Pengisinya terdiri daripada 600 hingga 800 gram thermat (TH3), yang merupakan versi thermit yang diperbarui, bahan pembakar yang digunakan dalam granat sewaktu Perang Dunia II. Sebagian daripada campuran thermat berubah menjadi besi cair, yang terbakar pada suhu 2204° Celsius. Granat ini dapat melelehkan logam yang bersentuhan dengannya. Pengisi thermate bagi granat AN-M14 terbakar selama 40 detik dan mampu membakar menembusi 12,7 mm kepingan baja. Granat ini juga tidak memerlukan oksigen dalam pembakaran dan mampu terbakar di bawah air. Fosforus putih juga digunakan sebagai pengisi granat pembakar, yang membakar pada suhu 2760 °C.

Pembakaran thermat dan fosforus adalah dapat menyebabkan luka bakar yang paling parah dan menyakitkan karena thermat dan fosfor terbakar pada secara cepat dan suhu yang membuat satu partikel kimia tersebut membakar menembus kulit, saraf, otot dan juga tulang. Selain itu, fosforus putih amat beracun. Dosis 50-100 miligram bisa menyebabkan kematian.


Granat kejut, flashbang.


Granat kejut (bahasa Inggris: stun grenade), atau disebut juga flashbang, pada awalnya dirancang dan dibuat untuk dipakai Special Air Service Inggris. Granat ini dirancang untuk membingungkan, atau mengalihkan perhatian musuh selama beberapa detik. Granat jenis ini yang paling banyak ditemui adalah granat kejut M84, yang diberi julukan "Flashbang", karena menghasilkan cahaya membutakan (6-8 juta Candela) dan ledakan yang keras (170-180 desibel).

Ketika meledak, granat tersebut tetap utuh tanpa menghasilkan serpihan. Granat ini berbentuk tabung segienam besi dengan lubang untuk pengeluaran ledakan cahaya dan bunyi. Pengisinya adalah 4,5 gram peledak campuran oksida logam magnesium dan ammonium perklorat atau potasium perklorat.

Peluang Bisnis untuk Mahasiswa

1. Event Organizer.

Bagi anda mahasiswa yang aktif di organisasi kemahasiswaan, tentunya sering menjadi panitia dalam acara-acara yang diadakan oleh kampus.
Bekerja sama dengan perusahaan lain, mencari sponsorship, merangkai susunan acara dengan rapi, promosi, publikasi, dan lain sebagainya.
Gunakan pengalaman anda dalam mengadakan acara di kampus ini sebagai peluang bisnis bagi mahasiswa di dunia event organizer.
Ajak pula teman-teman anda untuk bekerja sama. Buatlah tim kerja, lalu selanjutnya anda dan rekan-rekan bisa mulai menawarkan proposal ke perusahaan-perusahaan untuk mengadakan acara seperti konser musik, pentas seni dan budaya, pertandingan olahraga, dan lain-lain.
Peluang bisnis ini masih terbuka luas mengingat event organizer yang ditangani mahasiswa belum banyak jumlahnya.

2. Desain unik produk pakai.

Peluang bisnis untuk mahasiswa, dari mahasiswa, dan oleh mahasiswa. Anda yang memilki kreativitas dalam hal desain, dapat menggunakan potensi ini untuk berbisnis.
Biasanya fakultas, jurusan, UKM, ataupun himpunan mahasiswa membutuhkan sesuatu seperti baju, kaos, pin, jaket, ataupun tas sebagai identitas mereka.
Gunakan kebutuhan mereka sebagai peluang bisnis dan tawarkan desain-desain unik anda pada mereka.
Biasanya, mereka lebih tertarik dengan produk unik dari sesama teman-teman mahasiswa. Karena desainnya lebih unik dengan harga yang lebih murah.

3. Bisnis Online.

Peluang bisnis untuk mahasiswa yang mudah dan murah. Anda hanya perlu komputer atau laptop serta koneksi internet.
Banyak peluang bisnis yang ditawarkan di dunia maya. Apalagi jika anda memiliki aktivitas blogging yang tinggi, dapat anda manfaatkan blog anda untuk meraih keuntungan seperti berjualan.
Searching, pelajari dengan teliti, dan pilih-pilih peluang bisnis yang ada di internet.

4. Handmade production.

Biasanya, peluang bisnis untuk mahasiswa di bidang ini disukai oleh mahasiswa wanita. Mereka suka dan kreatif jika dihadapkan pada peluang bisnis ini.
Contohnya seperti membuat kalung, gelang, anting-anting, kunciran rambut, atau asesoris lainnya dari bahan manik-manik.
Bagi mahasiswi, ke kampus tidak hanya untuk belajar namun juga harus berpenampilan modis. Karena itulah peluang bisnis untuk mahasiswa di bidang ini akan sangat menguntungkan.
Carilah bahan-bahan asesoris yang murah meriah seperti manik-manik, bahan daur ulang, mute-mute, dan sebagainya. Desain dan buatlah dengan kreasi yang unik, pakai ke kampus untuk contoh, lalu tawarkan pada teman-teman anda.
Tulisan di atas tentunya hanya sedikit dari sekian banyak peluang bisnis untuk mahasiswa lainnya. Gali kreativitas, lihat peluang bisnis yang bisa anda lakukan, dan buatlah inovasi-inovasi baru dari ide-ide cemerlang anda.
Sehingga setelah lulus dari bangku kuliah, anda tidak perlu khawatir jika tidak mendapat panggilan interview dari perusahaan manapun.
Dengan bisnis yang sudah anda bangun, bukan tidak mungkin giliran anda yang memanggil mahasiswa lulusan perguruan tinggi untuk interview di perusahaan anda.

kekuasaan dan politik

Konsep kepemimpinan dan kekuasaan telah melahirkan suatu minat
yagn hidup, diskusi, dan kadang-kadang menimbulkan kekaburan sepanjang
perkembangan pemikiran manajemen. Konsep kekuasaan (power) erat sekali
hubungannya dengan konsep kepemimpinan dan politik. Dengan kekuasaan
pemimpin memperoleh alat untuk mempengaruhi perilaku pengikutnya.
Dengan memberikan hubungan yang menyeluruh antara kepemimpinan dan
kekuasaan Harsey, Blanchard, dan Natemeyer merasakan bahwa para
pemimpin seharusnya tidak hanya menilai perilakunya sendiri agar mereka
dapat mengerti bagaimana mereka mempengaruhi orang lain, akan tetapi juga
mereka harus meneliti posisi mereka dan cara menggunakan kekuasaan.

Paul W. Cummings (Open Management – Guides to successful Practice)
mengemukakan kekuasaan dan politik dalam manajemen merupakan anak
kembar yang tak terpisahkan, karena yang satu tak dapat hidup tanpa yang
lain. Para manajer jaman sekarang harus mempelajari segi-segi pokok dalam
kekuasaan dan politik, jika mereka mau hidup terus dan berhasil. Mereka
harus belajar tentang garis-garis kekuasaan, menggunakan teknik-teknik
politik dan menggunakan kekuasaan dan teknik-teknik politik secara efektif
dalam karir mereka.

Garis kekuasaan kadang-kadang sangat tidak kentara dalam
organisasi kerja, sehingga bawahan tidak sadar bahwa mereka sesungguhnya
sedang digunakan untuk mengejar keinginan dan maksud orang lain. Ciri
pokok kekuasaan dalam perusahaan industri sekarang ini adalah penggunaan
orang-orang dan kelompok untuk tujuan dan maksud tertentu.

Pengertian Kekuasaan

Pelopor pertama yang mempergunakan istilah kekuasaan adalah
sosiolog kenamaan Max Weber. Dia merumuskan kekuasaan itu sebagai
suatu kemungkinan yang membuat seorang aktor di dalam suatu hubungan
sosial berada dalam suatu jabatan untuk melaksanakan keinginannya sendiri
dan yang menghilangkan halangan (Henderson dan Talcott Parsons :
Organizations Behavior ; 387). Bierstedt mengatakan bahwa kekuasaan adalah
kemampuan untuk mempergunakan kekuatan.

Kekuasaan adalah bagian yang mengisi jalinan kehidupan organisasi
(Iain Mangham ; “Power and Performance in Organizations”). Menyelesaikan
masalah memerlukan kekuatan. Setiap hari, manajer pada organisasi publik
dan swasta memperoleh dan menggunakan kekuasaan untuk mencapai
tujuan, dan dalam banyak kasus untuk memperkuat posisinya sendiri.
Keberhasilan atau kegagalan seseorang dalam menggunakan dan bereaksi
pada kekuasaan sangat ditentukan oleh pengertiannya tentang kekuasaan,
mengetahui bagaimana dan kapan menggunakannya, dan dapat mengantisipasi
kemungkinan akibat-akibatnya.

Kekuasaan dan Pemegang Wewenang

Kekuasaan meliputi hubungan antara dua atau lebih orang. Robert
Dahl, seorang pakar politik menangkap fokus yang hubungan yang penting ini
ketika ia mendefinisikan kekuasaan sebagai “ A memiliki kekuasaan atas B
berarti bahwa ia dapat memerintah B untuk melakukan sesuatu yang harus
dilakukan B”. kekuasaan harus diterapkan atau mempunyai potensi untuk
diterapkan dalam hubungannya dengan orang atau kelompok yang lain.
Perilaku Organisasi : “ Kekuasaan dan politik ” 4

Literatur membedakan antara kekuasaan dan wewenang. Max Weber
menaruh perhatian pada perbedaan-perbedaan di antara dua konsep ini
(Theory of Social Economic ; 1947). Dia percaya bahwa kekuasaan meliputi
kekuatan dan paksaan. Sedangkan wewenang adalah kekuasaan resmi yang
dimiliki seseorang karena kedudukannya dalam organisasi. Wewenang
mempunyai sifat sebagai berikut :

1. Terdapat pada posisi seseorang. Individu mempunyai wewenang
karena posisi yang ia pegang, bukan karena sifat pribadi yang khusus.

2. Diterima oleh bawahan. Individu dalam posisi wewenang yang sah,
menerapkan wewenang dan dapat melaksanakannya karena ia
mempunyai hak yang sah.

3. Kekuasaan digunakan secara vertical dan mengalir dari atas ke bawah
dalam susunan sebuah organisasi.

Hakikat Politik

Secara prinsip, politik merupakan upaya untuk berperan serta dalam
mengurus dan mengendalikan urusan masyarakat atau orang banyak. Karena
menyangkut kepentingan banyak orang maka politik sangat dekat dengan
kekuasaan. Disisi lain, karena politik berusaha mengurus dan mengendalikan
urusan masyarakat, politik juga dapat dijadikan sarana untuk menyampaikan
kebaikan dan kebenaran kepada masyarakat luas.

Namun banyak juga yang sering melihat politik sebagai suatu seni atau
ilmu dimana praktek-praktek yang cerdik, licin dan kadang-kadang tidak jujur
harus digunakan dalam persaingan dengan orang lain untuk memperoleh
kekuasaan dan kepemimpinan dalam kehidupan kelompok kerja.

Isu kekuasaan dan politik acapkali melibatkan juga isu etika. Contohnya,
penggunaan kekuasaan di luar dari batas wewenang formal, kekuasaan,
prosedur, uraian pekerjaan, dan tujuan organisasi. Manajer berhadapan
dengan dilema etika dalam pekerjaan karena mereka sering menggunakan
kekuasaan dan politik untuk mencapai tujuan mereka.

Baru-baru ini, peneliti telah mengembangkan suatu kerangka kerja
yang memungkinkan seorang manajer mengintegrasikan etika ke dalam
perilaku politik. Peneliti menyarankan bahwa perilaku manajer harus dapat
memenuhi kriteria tertentu untuk menjadi pertimbangan etika :

1. Hasil yang bermanfaat. Perilaku manajer menghasilkan kepuasaan
optimal dari para pihak, baik dari dalam maupun di luar organisasi.
Dengan kata lain, berakibat pada hal terbaik untuk sejumlah besar
orang.

2. Hak individu. Perilaku manajer harus menghormati hak-hak dari semua
pihak yang terkait. Dengan kata lain manajer respek pada hak dasar
manusia yakni kebebasan member persetujuan, kebebasan berbicara,
kebebasan menyatakan kata hati, keleluasaan pribadi, dan berkaitan
dengan proses.

3. Distribusi keadilan. Perilaku manajer harus respek pada aturan
keadilan. Dalam arti kata manajer memperlakukan orang secara adil,
wajar ddan tidak sewenang-wenang.

Teknik Politik yang Efektif

Teknik-teknik politik yang efektif berikut ini hanyalah beberapa dari
suatu daftar panjang yang harus dipelajari oleh para manajer untuk
dipergunakan terus-menerus dalam karir mereka, yaitu :

1. Pahami benar-benar pekerjaan dan kerjakan dengan sebaik mungkin.

2. Dapatkan kesetiaan bawahan.
Bila seseorang individu naik ke jenjang karir yang lebih tinggi, maka
harus lebih menuntut kesetiaan, dukungan, dan kerjasama dari
bawahan.

3. Pilih dan binalah pembantu khusus secara hati-hati.
Dalam memilih pembantu khusus harus mempertimbangkan banyak
variable perilaku manusia. Pembantu khusus dituntut untuk menguasai
berbagai keterampilan teknis dan pengetahuan tentang pekerjaan.

4. Kuasai anggaran belanja untuk mengendalikan kekuasaan.
Banyak manajer gagal di tengah jalan karena tak memiliki pengetahuan
tentang ini. Banyak politisi bahkan beribu-ribu manajer dunia
kehilangan pekerjaan karena mereka rakus. Manajer yang baik harus
dapat mengendalikan secara cermat sejumlah besar uang yang
dipercayakan kepadanya.

5. Jadilah aktor dan wiraniaga
Dengan menguasai sedikit banyak teknik bermain sandiwara, para
manajer dapat mengetahui keinginan dan kebutuhan bawahan mereka
dan menentukan nilai mereka.